Cara Menghitung ROI dari Iklan Billboard secara Praktis
Billboard tidak selalu menghasilkan klik secara langsung seperti iklan digital, tetapi dampaknya tetap dapat diukur. Pengukuran yang baik dimulai dari tujuan yang jelas, baseline sebelum kampanye, dan kombinasi indikator yang sesuai dengan perjalanan pelanggan.
Tentukan tujuan sebelum memilih metrik
Kampanye awareness dapat menggunakan kenaikan pencarian brand, direct traffic, reach, atau survei pengenalan sebagai indikator. Kampanye yang bertujuan mendatangkan kunjungan dapat memantau traffic toko, panggilan, leads, kode promo, atau penggunaan QR code.
Satu billboard tidak harus diukur dengan satu angka. Tentukan indikator utama dan indikator pendukung agar evaluasi tidak bergantung pada asumsi bahwa semua orang yang melihat media akan langsung melakukan transaksi.
Buat baseline dan alat atribusi sederhana
Catat kondisi sebelum media tayang: rata-rata penjualan, traffic website, pencarian brand, jumlah leads, atau kunjungan toko. Jika kampanye hanya menyasar wilayah tertentu, bandingkan perubahan di area target dengan periode sebelumnya atau area pembanding yang relevan.
Gunakan URL khusus, landing page, kode promo, nomor telepon berbeda, atau QR code yang mengarah ke halaman kampanye. Untuk bisnis lokal, tanyakan sumber informasi pelanggan di kasir atau formulir leads.
Gunakan rumus ROI secara konsisten
Setelah pendapatan atau nilai leads yang dapat dikaitkan dengan kampanye dihitung, gunakan rumus berikut: ROI = ((pendapatan yang diatribusikan - total biaya kampanye) / total biaya kampanye) x 100%.
Sebagai contoh, jika total biaya kampanye Rp60 juta dan pendapatan yang dapat diatribusikan Rp150 juta, maka ROI adalah ((150 - 60) / 60) x 100% atau 150%. Angka tersebut tetap perlu dibaca bersama margin, periode penjualan, dan kualitas pelanggan yang dihasilkan.
Evaluasi hasil dan optimalkan kampanye berikutnya
Bandingkan hasil berdasarkan titik, durasi, arah arus, materi kreatif, dan penawaran. Jika awareness naik tetapi leads rendah, masalahnya bisa berada pada call to action atau landing page. Jika traffic tinggi tetapi kunjungan toko rendah, periksa jarak, petunjuk lokasi, dan pengalaman setelah audiens merespons.
Dengan evaluasi berulang, billboard dapat menjadi bagian dari sistem pemasaran yang terukur. Data tidak menggantikan survei lapangan, tetapi membantu menentukan keputusan media pada kampanye berikutnya.
Siap membuat brand lebih terlihat?
Konsultasikan kebutuhan billboard, signage, atau media luar ruang Anda dengan tim Kharisma Cipta Kreasi.
Hubungi Kami Sekarang